Mata Pencaharian Lumpuh Total Akibat Amukan Gajah, Nelayan Rumbai Barat Desak BBKSDA dan Pemko Pekanbaru Turun Tangan

Sabtu, 27 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU –  garudapost.id || Amukan kawanan gajah liar di aliran Sungai Tekona, Kecamatan Rumbai Barat, Kota Pekanbaru, merusak mata pencaharian nelayan lokal dan mendesak perhatian serius dari pemerintah serta pihak terkait.

Berikut adalah detail kronologi peristiwa yang berhasil dihimpun di lapangan:

Waktu Kejadian: Sabtu, 27 Juni 2026, sekitar pukul 10.00 WIB.

Kronologi: Seorang nelayan setempat berinisial S terkejut bukan main saat mendatangi pondok tempatnya biasa beristirahat. Ia mendapati perahu yang menjadi satu-satunya alat mencari nafkah sudah karam dan hancur akibat diinjak-injak gajah.

Dampak Kerusakan: Tidak hanya perahu, pondok milik S juga luluh lantak diacak-acak kawanan gajah. Seluruh barang di dalam pondok, termasuk persediaan bahan makanan seperti gula dan perlengkapan lainnya, hancur total tanpa sisa.

Jeritan Hati Nelayan Kecil: “Kami Mau Makan Apa Lagi?”

Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi masyarakat pinggiran sungai di Rumbai Barat. Konflik antara satwa liar dan manusia yang terus berulang membuat warga, khususnya nelayan kecil seperti S, kehilangan harta benda dan ruang aman untuk menyambung hidup.

Masyarakat berharap Dinas Sosial, BBKSDA Riau, dan Pemerintah Kota Pekanbaru segera turun tangan memberikan bantuan darurat serta solusi konkret agar musibah serupa tidak kembali terulang.

Penulis: Edang (Wartawati)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Bersubsidi, Aktivitas di SPBU 14.263.594 Pasaman Barat Jadi Sorotan, Publik Minta APH Bertindak Tegas
BNI Tancap Gas Digitalisasi UMKM! BNIdirect Bisnis Hadir Permudah Pengelolaan Keuangan, Bisnis Makin Efisien dan Untung
Tim Kuasa Hukum Sukirman Bantah Pernyataan PH si Pelapor yang mengapresiasi terhadap Kinerja Unit PPA
Kuansing Bergejolak! Rumah Dinas Sekda Ditutup, Mapolres Dijaga Brimob, Publik Menanti Penjelasan KPK, Dugaan OTT Bupati Kuansing Misterius Ada Sebenarnya Bupati Kuansing 
AKTIVITAS TAMBANG EMAS DI JALAN LINTAS PANGKALAN KIAN MARAK, APARAT DIMINTA JANGAN TUTUP MATA
Gawat Adanya Aktivitas Gudang Somel ilegal Semakin menggila di Wilayah Siabu,Aparat Penegak Hukum Diminta Bertindak Tegas Terhadap Praktik ilegal Loging 
Aturan Wajib NIB Kreator 2026, Selebgram Habib HDW Ingatkan Pentingnya Keadilan Bagi Kreator Pemula
BANTAHAN KERAS DAN MENOHOK! TUDING LARSHEN YUNUS “AKTIVIS ABAL-ABAL”, PRAKTISI HUKUM RIAU: ITU OPINI SESAT, FITNAH MURAHAN DAN PEMBUNUHAN KARAKTER!

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 17:51

Diduga Jadi Sarang Mafia Solar Bersubsidi, Aktivitas di SPBU 14.263.594 Pasaman Barat Jadi Sorotan, Publik Minta APH Bertindak Tegas

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05

BNI Tancap Gas Digitalisasi UMKM! BNIdirect Bisnis Hadir Permudah Pengelolaan Keuangan, Bisnis Makin Efisien dan Untung

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:54

Tim Kuasa Hukum Sukirman Bantah Pernyataan PH si Pelapor yang mengapresiasi terhadap Kinerja Unit PPA

Selasa, 30 Juni 2026 - 00:52

Kuansing Bergejolak! Rumah Dinas Sekda Ditutup, Mapolres Dijaga Brimob, Publik Menanti Penjelasan KPK, Dugaan OTT Bupati Kuansing Misterius Ada Sebenarnya Bupati Kuansing 

Sabtu, 27 Juni 2026 - 20:37

Mata Pencaharian Lumpuh Total Akibat Amukan Gajah, Nelayan Rumbai Barat Desak BBKSDA dan Pemko Pekanbaru Turun Tangan

Berita Terbaru