ROKAN HILIR (GarudaPost.ID) – Kondisi memprihatinkan melanda SMPN 1 Simpang Kanan, Rokan Hilir (Rohil). Sekolah yang seharusnya menjadi tempat nyaman bagi generasi bangsa untuk menuntut ilmu, kini justru terlihat rusak parah di beberapa bagian.
Berdasarkan pantauan langsung tim media di lapangan, kerusakan fasilitas sekolah ini diduga kuat terjadi akibat adanya pembiaran yang berlarut-larut. Sebagai fungsi kontrol sosial, awak media Garuda Post ID mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Rokan Hilir, Irwansyah Azhari, S.S.T.P., M.Si., untuk segera mengambil tindakan tegas tanpa tebang pilih.
Aroma Dugaan Penyelewengan Dana BOS
Ambrolnya plafon (asbes), rusaknya mobiler (meja-kursi), hingga jendela yang pecah memicu pertanyaan besar terkait realisasi Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Berdasarkan Permendikbud yang berlaku, penggunaan dana BOS sejatinya diperbolehkan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, khususnya dalam kategori rusak ringan.
“Jika ada unsur pembiaran, kerusakan yang semula ringan lambat laun pasti akan menjadi semakin parah. Kondisi SMPN 1 Simpang Kanan ini menjadi contoh nyata bahwa diduga masih ada kepala sekolah yang menggunakan anggaran BOS tidak tepat sasaran,” ungkap Johari, Kepala Biro (Kabiro) Garuda Post ID Rokan Hilir dalam laporannya.
Desakan untuk Plt Kadisdik dan Polres Rohil
Melihat realita pahit ini, pihak sekolah—khususnya Kepala Sekolah SMPN 1 Simpang Kanan, Ibu Jumiati—dinilai harus bertanggung jawab penuh atas kelayakan fasilitas belajar mengajar di sekolah yang dipimpinnya.
Tak hanya kepada Dinas Pendidikan Rohil, tuntutan agar perkara ini diusut tuntas juga ditujukan kepada Aparat Penegak Hukum (APH), dalam hal ini Polres Rokan Hilir. Penyelidikan mendalam dinilai perlu dilakukan untuk memeriksa transparansi realisasi dana BOS di sekolah tersebut, demi menyelamatkan hak-hak pendidikan anak-anak di Simpang Kanan.
Sampai berita ini diturunkan, tim media masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak kepala sekolah maupun Dinas Pendidikan terkait guna mendapatkan klarifikasi lebih lanjut.
Penulis: Johari (Kabiro Rokan Hilir)








